Kamis, 17 Januari 2019

budi daya ulat sutra

5 Cara Budidaya Ulat Sutra Emas Paling Mudah
Sponsors Link
Mungkin pada awalnya Anda hanya mengenali satu jenis ulat sutra saja bukan? Ulat sutra yang umum dikenali banyak orang adalah ulat sutra pemakan daun murbei atau Bombyxmori L. atau yang dikenal dengan sebutan ulat sutra putih, namun sebenarnya masih ada loh ulat sutra jenis lainnya yang mungkin belum Anda ketahui.
ads
Salah satunya adalah ulat sutra emas atau yang memiliki nama latin Cricula trifenstrata. Ulat sutra emas ini juga memiliki beragam manfaat hewan ternak bagi kehidupan manusia. Ulat sutra emas bahkan disinyalir memiliki nilai yang lebih tinggi dibanding ulat sutra putih.
Ulat sutra emas ini akan memberikan hasil serat kain yang lebih baik, sangat porous atau mudah menyerap air atau keringat, tahan panas, anti bakteri, tidak menyebabkan gatal, bewarna menarik, dingin saat dipakai, tidak luntur dan lebih lembut. berikut cara membudidayakan ulat sutra emas dengan langkah-langkah dibawah ini :
1. Persiapan Telur
Seperti halnya cara budidaya caing sutra, selalu ada peranan benih untuk memulai proses sebuah budidaya.  Sebenarnya  “benih ulat sutera” sangat sulit ditemukan. Begitu sedikit orang yang melakukan pembudidayaan terhadap ulat sutra emas dan jumlahnya kecil saat ini. Cara menemukan benihnya adalah :
  • Menemukan varietas yang penting yaitu Morus alba, belati putih berbuah putih dari China. Ini adalah pohon kuat yang akan tumbuh di hampir semua tanah, dan cacing yang diberi makan di daunnya dikatakan menghasilkan sutra terbaik.
  • Spesies populer lainnya adalah Morus nigra, atau murbei berbulu hitam, yang berasal dari Italia dan menghasilkan buah beri yang menghasilkan sirup atau pai besar. Anda akan menemukan, bahwa ulat bulu akan mengunyah daun murbei yang ini.
  • Anda mungkin bisa menemukan telur ulat sutera melalui organisasi pemintalan dan tenun lokal Anda. Sumber-sumber ini tidak bisa diabaikan.
  • Kemudian, seandainya bungkus biji ulat mulai muncul sebelum pohon murbei lokal mulai berdaun, simpanlah embrio sekitar 50 ° F (cukup letakkan handuk kertas atau serbet-tempat telur-telurnya tiba-di toples yang tertutup rapat, dan simpan wadah di kompartemen lemari es ‘lemari es Anda sampai saatnya menetasnya.
2. Inkubasi Ulat
Begitu pohon Anda menghasilkan pakan yang baik, saatnya untuk “menanam” ulat sutra emas Anda. caranya adalah sebagai berikut :
  • Cukup tempatkan telurnya dalam wadah yang tersedia (seperti kotak sepatu atau semprotan) dan masukkan ke tempat yang hangat, kering, dan berventilasi baik.
  • Sangat penting untuk menyimpan semua telur, cacing, kepompong, dan ngengat keluar dari konsep dan sinar matahari langsung.
  • Mereka memang membutuhkan banyak udara segar, jadi sebaiknya mengotori sirkulasi udara di sekitar ulat sutera pada tahap perkembangannya.
  • Suhu kotak inkubasi harus ditingkatkan secara bertahap selama beberapa hari, dan kemudian ‘dipertahankan hampir konstan mungkin. Dimana suhu yang di butuhkn 35 derajat C.
  • Setelah tiga sampai sepuluh hari di dalam kotak (tergantung pada kehangatan, kelembaban, dan faktor lainnya), sebagian besar telur Anda akan menetas dalam waktu sepuluh menit, biasanya pada pagi hari.
  • Ini berarti Anda bisa menemukan bahwa Anda beberapa ekor ulat sutra emas yang sangat lapar untuk diberi makan! Setiap cacing yang tidak menetas dengan kelompok pertama mungkin tidak akan dimasukkan ke dalam tempat inkubasi sebelumnya.
  • Telur yang menetas terakhir ini harus ditempatkan di kotak lain, karena mereka akan berada dalam jadwal molting dan pemintalan yang berbeda dari yang pertama.

1 komentar:

  1. mari gabung bersama kami di Aj0QQ*c0M
    BONUS CASHBACK 0.3% setiap senin
    BONUS REFERAL 20% seumur hidup.

    BalasHapus